Badko HMI Sumut Soroti Kinerja Kepala Rutan Tanjung Gusta, Tegaskan Komitmen Integritas.

MEDAN:PagarNews.com – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sumatera Utara menyoroti secara objektif kinerja Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Tanjung Gusta sebagai bagian dari peran kontrol sosial mahasiswa terhadap institusi publik.
Ketua Umum BADKO HMI Sumut, Yusril Mahendra, menegaskan bahwa berdasarkan kajian dan pengamatan organisasi, kepemimpinan Kepala Rutan Tanjung Gusta menunjukkan komitmen terhadap prinsip integritas dan tata kelola pemasyarakatan yang berlandaskan aturan hukum.
Saksikan Juga Video: Duka Berat Nenek Tua Pasca Bencana Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan
Menurut Yusril Mahendra, dalam konteks pemasyarakatan yang sarat dengan tantangan struktural dan sosial, dibutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga pada pembinaan dan penghormatan terhadap hak asasi warga binaan. Ia menilai bahwa pendekatan yang diterapkan Kepala Rutan Tanjung Gusta mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara penegakan disiplin dan nilai kemanusiaan.
Baca Juga: Kejati Sumut Tahan Dirut PT PASU Terkait Dugaan Korupsi Penjualan Aluminium Rp133 Miliar
“Integritas seorang pejabat publik harus diuji melalui konsistensi kebijakan dan kepatuhan terhadap regulasi, bukan melalui opini yang tidak disertai data. Dari hasil kajian BADKO HMI Sumut, kami melihat adanya komitmen Kepala Rutan Tanjung Gusta dalam menjalankan tugas sesuai koridor hukum,” ujar Yusril Mahendra.
Baca Juga: Warga Jalan H Anif Meminta Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tutup Gudang BBM Ilegal Milik Anto
Lebih lanjut, Yusril menekankan bahwa kritik terhadap institusi negara merupakan bagian dari dinamika demokrasi, namun harus disampaikan secara konstruktif dan berbasis analisis akademik. Sehingga ada yang sampaikan pemberitaan anak emas binaan ini harus dibuktikan apabila ini tidak dapat dibuktikan maka ini menjadi tuduhan yang tidak secara fakta dan bisa pencemaran nama baik, sehingga mengingatkan bahwa tudingan tanpa dasar empiris justru berpotensi mengaburkan substansi persoalan dan melemahkan kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan.
Saksikan Juga Video Shorts: Hengkang Dari Pengungsian dan Tempati Rumah Genangan Air Sekeliling
BADKO HMI Sumut juga menilai bahwa upaya reformasi pemasyarakatan tidak dapat dilepaskan dari kualitas kepemimpinan di tingkat satuan kerja. Oleh karena itu, integritas, transparansi, dan akuntabilitas harus menjadi standar utama dalam menilai kinerja aparatur pemasyarakatan.
< />
Sebagai organisasi mahasiswa yang berkomitmen pada nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan, HMI Sumut di bawah kepemimpinan Yusril Mahendra menyatakan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis dan independen, sekaligus memberikan apresiasi terhadap pejabat publik yang dinilai bekerja sesuai mandat hukum dan etika pemerintahan. (pnc/lsa)






