Dicopot Bahlil dari Kursi Ketua DPD Golkar Sumut, Ijeck: Saya Merespons Positif Saja!

Musa Rajekshah menanggapi positif pencopotan dirinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut (Foto Ist/pnc)

 

MEDAN:PagarNews.com – Musa Rajekshah merespons dirinya dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut. Ia mengatakan berpikir positif saja apa menjadi keputusan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Pria yang akrab disapa dengan Ijeck itu, mengungkapkan berjiwa besar atas dirinya dicopot dari jabatannya di DPD Golkar Sumut. Karena, pasti ada rencana yang akan dilakukan DPP untuk kebaikan Golkar kedepannya di Sumut ini.

Saksikan Juga Video: Poldasu Dan Polres Tapteng Buka Servis Motor Gratis 4 Minggu Bagi Warga Terdampak Bencana Alam

“Saya tidak tahu ya, saya serahkan ke DPP ya. Pastinya, Ketua Umum punya rencana dan punya rencana untuk menata DPD tingkat satu sampai DPD dua nantinya,” sebut Ijeck kepada wartawan di Jakarta, Sabtu 20 Desember 2025.

Ijeck mengungkapkan hingga saat ini, belum ada menerima secara resmi surat pencopotan dirinya dari DPP Golkar. Anggota DPR RI ini, mengatakan tahu dirinya dicopot saat berada di Sumut, beberapa hari lalu.

Baca Juga: DPD Golkar Sumut Soroti Kejanggalan Penunjukan Plt Ketua dan Tegaskan Loyalitas Kader

“Saya tahunya saat di daerah ya, muncul isu itu. Tapi, saya belum menerima surat resmi tapi setelah berkembang itu. Ya saya serahkan semua itu, ke DPP lah,” ungkap Ijeck.

Ijeck menjelaskan dirinya saat memimpin Golkar Sumut di Sumut memiliki prestasi cemerlang, membawa Partai berlambang Beringin ini, menjuarai Pemilu 2024 lalu, dengan memperoleh suara tertinggi dan merebut kembali kursi Ketua DPRD Sumut.

Baa Juga: DPP Partai Golkar Resmi Tunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut

“Memang dalam berorganisasi ada yang tidak sepaham, dan sepikiran ya. Saya merespons positif saja, ini kan dinamika. Kawan-kawan daerah punya semangat, dalam berjuang untuk memperoleh kursi, Partai di Sumut juga kita dibuktikan dengan berhasil DPR RI, DPRD, DPRD Kabupaten/Kota meningkat signifikan. Bahkan Pilkada ditargetkan 60 persen juga naik,” jelas Ijeck.

Ijeck tidak menampik bahwa ada kader dan anggotanya kecewa dirinya dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD Golkar Sumut. Namun hal itu, biasa dan manusiawi yang berorganisasi tersebut.

Saksikan Juga Video: Jembatan Kuta Blang Ambruk Diterjang Banjir, Hubungan Medan-Banda Aceh Terputus

“Artinya, ini kan tim bukan saya sendiri. Mungkin dengan munculnya surat ini, penunjukan Plt ini, pasti ada yang kecewa. Itu manusiawi saya anggap biasa. Kita berharap keutuhan Partai ini, bisa kita jaga bersama. Meski ada berat hati, penuh kecewa, itu manusiawi,” kata Ijeck.

Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tandjung (ADK) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumut, menggantikan Musa Rejekshah alias Ijeck.

Baca Juga: Polda Sumut Dirikan 166 Posko Amankan libur Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026

Penunjukan Doli sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut, tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 tentang Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara.

< >

 

 

 

 

 

 

Surat Keputusan yang diperoleh wartawan tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2025, dan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji.

Sebagai informasi bahwa Ahmad Doli Kurnia Tanjung, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera DPP Partai Golkar, dan juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR RI. (pnc/lsa)