Dony Oskaria, Asal Tanah Datar, Sumbar Jadi PLT Menteri BUMN

JAKARTA: PagarNews.com– Setelah Letjen TNI (PURN) Djamari Chaniago, kelahiran 8 Mei 1949 di Padang, Sumatera Barat , yang dilantik menjadi Menko Polkam, kini giliran Dony Oskaria, kelahiran 26 September 1969 di Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, ditunjuk sebagai PLT Menteri BUMN oleh Presiden Prabowo Subianto, menggantikan Erick Thohir yang yang dilantik Rabu, 17/9, sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.
Dony Oskaria bukan asal tunjuk sebagai PLT Menteri BUMN tetapi memang punya latarbelakang akademik serta pengalaman dunia ekonomi bisnis yang sangat memungkitkan untuk mengembangkan berbagai perusahaan plat merah dalam mendongkrak dana pemasukan negara dari sektor pajak dan non-pajak.
Baca Juga: Erick Thohir Pindah Posisi Jadi Menpora
Sebagai PLT Menteri BUMN, gerakan putra minang ini jelas akan belum terlihat, namun sangat tepat kalau disebut sebagai uji coba untuk membuktikan bahwa Dony Oskaria ini memang sosok dipercaya menjadi Menteri BUMN definitif.
Profil pendidikan Dony Oskaria turut menjadi sorotan lantaran pernah pindah kuliah pada jenjang S1.
Dony yang asli Minang dari Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar,Sumatera Barat, menempuh pendidikan dasar di kampung halaman dan bertolak ke Padang dan Jakarta untuk menempuh pendidikan menengah.
Mengutip dari sumber kantor berita Antara, Dony Oskaria kemudian menjalani studi perguruan tinggi di kampus yang berbeda. Awalnya ia mengambil Jurusan Akuntansi di Universitas Andalas pada 1989
Namun merasa tidak cocok dengan jurusan itu. Baru setahun kuliah, Dony pindah ke Jurusan Hubungan Internasional di Universitas Padjadjaran, Bandung dan lulus pada tahun 1994.
<Advertisement>
Dony kemudian memperdalam ilmunya di bidang bisnis dengan menempuh program Master of Business Administration (MBA) di The Asian Institute of Management, Filipina, dan lulus pada 2009.
Karier Dony Oskaria di Dunia Perbankan
Dony memulai karier perbankan di Bank Universal sebagai petugas call center. Kemampuannya membuat Dony naik jabatan hingga menjadi kepala divisi personal banker.
Pada tahun 2004, Dony bergabung dengan Bank Mega dan dipercaya memegang berbagai posisi penting di anak perusahaan CT Corp. Seiring keterlibatan CT Corp dalam investasi di Garuda Indonesia, Dony kemudian dipercaya sebagai perwakilan CT Corp di maskapai tersebut.
Pada akhir tahun 2014,Dony diangkat menjadi anggota Dewan Komisaris Garuda Indonesia, posisi yang dipegangnya hingga 2019.
Dalam riwayat pekerjaan Dony Oskaria, dia juga aktif dalam mengembangkan industri pariwisata di Indonesia. Pada Januari 2016, ia dipercaya Presiden Joko Widodo untuk menjadi anggota Dewan Penasihat Presiden Bidang Ekonomi dan Industri di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).
Bersama Muhammad Lutfi, Dony mengembangkan beberapa hotel, restoran, dan resor di Jakarta dan Padang, serta berkontribusi dalam pengembangan agroindustri di Sumatera Barat.
Kemudian pada 2021, Dony dipercaya untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney, perusahaan yang menjadi holding dari beberapa BUMN di bidang pariwisata.
<Advertisement>
Meski kini baru sebatas PLT Menteri BUMN, namun lapisan masyarakat, terutama warga Sumatera Utara, sangat mengharapkan peran Dony Oskaria sebagai PLT Menteri BUMN untuk bisa menyelesaikan persoalkan tanah eks HGU PTPN 2 yang kini sudah dilebur menjadi PTPN 1. Lahan Perumahan Anggota PWI Sumatera Utara di Gang Tawon, Lau Dendang, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, juga sampai sekarang belum jelas statusnya padahal sudah dikuasai ratusan anggota PWI Sumut sejak 25 tahun lalu. (pnc/ant)






