Puluhan petani dari Kabupaten Tanah Karo Seruduk Mapolda Sumatera Utara

MEDAN:PagarNews.com – Puluhan petani dari Kabupaten Tanah Karo menggeruduk Mapolda Sumatera Utara (Sumut) menyampaikan aspirasi mendesak agar mafia bawang ilegal segera ditangkap, Selasa (31/3).
Berdasarkan pantauan di depan pintu masuk Mapoldasu, terlihat dalam aksinya para petani itu membawa sebanyak enam karung berisi bawang ilegal serta sejumlah spanduk sebagai bentuk protes.
Saksikan Juga Video: Pantauan Dari Udara: Jam Godang Bukittinggi Ramai Pengunjung Namun Toilet Umum Dipertanyakan.
“Tidak laku bawang kami di pasaran karena banyak beredarnya bawang-bawang impor ilegal yang masuk ke Sumatera Utara khususnya Kabupaten Karo,” ujar Tarigan saat menyampaikan orasinya.
Ia mengungkapkan, bawang ilegal yang ditemukan berasal dari India dan Thailand tanpa adanya proses karantina serta pengawasan dari pihak terkait salah satunya Bea Cukai.
“Saat ini kami lagi memanen hasil tanaman bawang namun barangnya (bawang) ini tidak diterima pasaran,” ungkapnya bahwa bawang impor ilegal itu diduga membahayakan kesehatan dan merugikan petani bawang di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
< />
“Melalui aspirasi ini kami meminta Kapolda Sumut untuk menangkap mafia bawang ilegal dan menjaga stabilitas harga komoditas bawang,” harap wanita tersebut.
Menanggapi aspirasi puluhan petani bawang itu, perwakilan dari Polda Sumut, Kompol Martualesi Sitepu, berjanji akan menyampaikan kepada pimpinan dan mengusut adanya peredaran bawang ilegal yang masuk ke Sumatera Utara. (pnc/lsa)






