Tiga Kaum Adat Negeri Tanjung Dan Satu Dari Malaysia Dianugerahi Gelar Datuk Oleh Kesultanan Kualuh Dan Leidong

Yang Dipertuan Sultan Kualuh dan Leidong foto bersama usai dianugerahi gelar Datuk kepada empat orang (Foto Aye/pnc)

MEDAN:PagarNews.com – Tiga orang dari pengurus Majelis Adat Negeri Tanjung , Kabupaten Batu Bara dan seorang dari Negeri Sembilan Malaysia Minggu, 23/11/25, dianugerahi gelar kehormatan Melayu, yakni gelar Datuk, oleh Yang Dipertuan Sultan Kualuh dan Leidong, Tengku Zainul Abidin Alhajj, bertempat di Aula Mega Park, Jl.Kapten Muslim Medan.

Penganugerahan gelar Datuk itu berlangsung dalam satu acara adat yang dihadiri seratusan anggota masyarakat Batu Bara, terutama dari kelompok majelis Adat Negeri Tanjung, pejabat pemerintah Kabupaten Batu Bara, Kapolres serta tokoh adat Melayu dan para undangan lainnya.

Saksikan Juga Video: Penganugerahan Gelar Datuk Kepada Kaum Adat Negeri Tanjung Dari Kesultanan Kualuh Dan Leidong

Prosesi penganugerahan gelar adat Melayu itu diawali dengan pembacaan suci Al Quran, doa serta dilanjutkan tari persembahan dari gadis-gadis cantik suku Melayu.

Ada empat orang yang dianugerahi gelar Datuk yang terdiri dari tiga dari majelis adat Negeri Tanjung dan satu orang dari Negeri Sembilan Malaysia.

Pemasangan selempang dan keris kepada salah seorang penerima gelar Datuk dari Yang Dipertuan Sultan Kualuh Tengku Zainul Abidin Alhajj (Foto Aye/pnc)

Sebelum dimulai penabalan gelar Datuk kepada masing-masing dari empat orang penerima, mereka terlebih dahulu dibacakan surat penganugerahan (Ceri) dari Kesultan Kualu dan Leidong, Yang Dipertuan Sultan Zainul Abidin Alhajj.

Usai pembacaan surat penganugerahan, keempat penerima gelar datuk tampil dengan berpakaian adat Melayu di depan Yang Dipertuan Sri Paduka Sultan Zainul Abdin Alhajj. Kemudian satu persatu dipanggil menghadap Sultan dengan pemasangan selembang dan penyelipan keris dipinggang sebagai tanda masing-masing mereka sudah resmi menyandang gelar Datuk.

 

Adapun gelar yang disandang oleh empat penerima gelar Datuk, yakni: Ismail Tanjung dengan gelar: Datuk Kesuma Negeri, Romaidi MS dengan Gelar: Datuk Panji Negeri, dan Riansyah Putra Tanjung dengan gelar: Datuk Laksamana Setia Direja. Ketiga penerima gelar adat ini berasal dari pengurus Majelis Adat Negeri Tanjung, Batu Bara. Sementara satu lagi yang berasal dari Negeri Sembilan Malaysia, yakni Zulkifli Mahpol, PhD, dengan Gelar: Datuk Bestari |Cendekia Kelana.

Baca Juga: Aksi Penjarahan Pasca Banjir Di Pandan, Tapteng

Pada kesempatan acara adat ini, juga turut ditabalkan gelar Bangsawan kepada enam orang penerima dari Negeri Sembilan Malaysia, yang untuk laki-laki memakai gelar Tengku Pangeran Muda dan untuk wanita hanya dianugerahi gelar Tengku.
Dari keenam yang menerima gelar Bangsawan Melayu, hanya Tengku Pangeran Muda B.Sari Muhammad yang langsung menghadap Yang Dipertuan Sri Paduka Sultan Kualu dan Leidong, Sultan Zainul Abidin Aljhajj.

Saksikan  Juga: Video Shorts: Kampung Aur Banjir dan Berduka

Pada penghujung acara, turut memberi sambutan Prof.Dr.Djohar Arifin Husein, M.Sc sebagai Tokoh Melayu Nusantara . Prof Djohar Arifin dalam sambutannya mengingatkan masyarakat Melayu di mana saja, agar bangkit dari ketertinggalan karena pada masa PKI masyarakat Melayu, khusus yang berada di Sumatera Utara sangat menderita dengan kerugian harta benda dan jiwa.

Baca Juga: Tim Poldasu Berhasil Bersihkan 36 Titik Longsor Jalur Tarutung-Sibolga

Acara penganugerahan gelar kehormatan adat Melayu, Datuk, ditutup oleh Yang Dipertuan Sri Paduka Tengku Zainul Abidin Alhajj dan diakhiri dengan santap siang bersama.(pnc/aye)