Gunung Sinabung Meletus Lagi, Empat Kecamatan Di Karo Terkena Dampak

Gunung Sinabung meletus lagi Senin (31/8/2026) semburkan debu 3.500 meter (foto Ist/pnc)

 

KARO: – Kota wisata di Kecamatan Berastagi dan Merdeka, Kabupaten Karo, terpantau di hujani material debu Gunung Api Sinabung, Senin (31/8).

Meski tidak ditemukan dampak yang signifikan seluruh masyarakat maupun pengunjung yang kini berada di dua kecamatan itu tetap mengenakan masker mencegah terjadinya Ispa (Infeksi saluran pernapasan akut).

Erupsi material debu vulkanik yang keluar dari puncak Gunung Sinabung dilaporkan melalui Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung di Jalan Kiras Bangun, Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat.

Saksikan Juga Video: Gunung Sinabung Meletus Lagi, Empat Kecamatan di Karo Terkena Dampak

Terpantau semburan material kolom debu vulkanik teramati ± 3.500 m di atas puncak (± 5.960 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi sementara ini ± 1 jam 1 menit 48 detik.

Dari keterangan Pos Pengamatan Gunung Sinabung statusnya berada pada Level II (waspada). Pihak Pos Pengamatan merekomendasi, masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Api Sinabung, serta radius 4.5 km untuk sektoral selatan-timur.

Selanjutnya, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.
Dengan begitu, Pemerintah Daerah Kabupaten Karo agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung

Baca Juga: Polisi Tangkap Maling Motor Trail Viral Beraksi di 3 Wilkum

Akibat semburan material debu vulkanik Gunung Api Sinabung. Sejumlah Forkopimca di pimpin Kapolsek Berastagi AKP Dedy Syaputra Ginting dan jajaran. Terpantau berjibaku melakukan tindakan awal dengan cara membagikan ratusan kotak masker kepada seluruh masyarakat dan penggunakan jalan di kota wisata Berastagi.

Selain itu, sejumlah mobil Damkar milik Pemkab Karo, juga turut diterjunkan untuk melakukan penyiraman disepanjang jalan kota wisata tersebut. Sementara sejumlah rumah sakit dan puskesmas yang berada di dua kecamatan tersebut, sampai saat belum menerima adanya penanganan akibat dampat erupsi material debu vulkanik Gunung Api Sinabung.

Saksikan Juga Video: Mengitari Kota Georgetown Penang Dengan Biaya Murah

Lanjut Dedi, diimbau kepada seluruh masyarakat dan wisatawan yang saat ini berada di kota wisata Berastagi, tetap mengenakan masker bila berada di luar rumah melakukan aktifitasnya.

“Selain itu, masyarakat dan pengunjung diharapkan tetap mematuhi arahan yang telah disampaikan, guna mencegah penyakit akibat material debu vulkanik Gunung Api Sinabung,” ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Berastagi dan jajarannya terlihat sedang membangun bagikan masker kepada sejumlah masyarakat dan pengunjung di jalan Veteran Berastagi.(pnc/lsa)